Bagaimana jika muslim travelers berwisata ke negara nonmuslim? Ambil contoh terdekat, misalnya Singapura. Di sini, segala makanan dan minuman bisa ditemukan, baik di restoran atau pun street food-nya. Semuanya menggugah selera.

Meski menggoda, umat muslim harus memperhatikan pilihan makanannya terutama soal kehalalannya. Jika berada di tengah godaan makanan di sebuah negara nonmuslim, hal yang paling praktis bisa dilakukan untuk memastikan kehalalan makanan tentunya lebel halal dari MUI negara setempat.

Demikian juga dengan kedai atau restoran. Pilihlah tempat akan yang memasang logo halal di samping daftar menu makanannya.

Berikut 4 kuliner halal khas Singapura.

1. Roti Prata

Ada banyak rekomendasi menikmati roti prata halal yang bisa ditemukan di Singapura. Jika ingin menikmati cita rasa kuliner India yang khas dan kaya rempah, Prata Wala adalah destinasi yang tepat.

Selain Prata Wala, ada juga Springleaf Prata Place. Resto yang juga sudah mengantongi sertifikasi halal dari MUIS ini dikenal dengan spesialisasi roti prata aneka rasa, mulai dari isian plain, bawang putih, keju, hingga cabe. Variasi kulitnya bahkan bisa dipilih sendiri, seperti kombinasi telur dan keju atau telur dan cabe.

2. Chili Crab

Untuk urusan hidangan sari laut, perpaduan citarasa Tionghoa dan Singapura menjadi andalan negeri ini. Sajian chili crab salah satunya sangat identik dengan Singapura. Daging kepiting yang manis disiram bumbu yang pedas kaya akan rasa.

Orang lokal setempat menyantap chili crab dengan mencelup roti mantau ke dalam kuah kentalnya.

Sejarah hidangan kondang ini dimulai dari gerobak dorong sepasang suami istri yang mulai berjualan tahun 1956. Salah satu eksperimen sang istri yang bernama Nyonya Cher Yam Tiam, adalah kepiting yang ditumis dengan saus tomat.

Lalu ia mencoba memadukannya dengan saus cabai. Menu ini pun menggemparkan Singapura dan mereka membuka restoran pertamanya bernama Palm Beach Seafood Restaurant di kawasan Upper East Coast Road.

Sajian chili crab kini diadopsi oleh berbagai restoran. Salah satunya yang dianggap paling enak terletak di food court kawasan Toa Payoh bernama Mellben Seafood.

Konon pengunjungnya rela antre berjam-jam untuk memesan kepiting berdaging tebal dengan citarasa manis dan pedas yang segar.

3. Kari Kepala Ikan Singapura

Untuk kamu yang menyukai cita rasa kuah pedas berempah, hidangan kari bisa jadi pilihan menu halal yang membangkitkan selera makan. Salah satu sajian kari yang khas dan tak boleh ketinggalan dicoba adalah kari kepala ikan.

Resepnya khas masakan India, tapi diberi sentuhan citarasa Singapura. Kepala ikan yang digunakan adalah ikan kerapu, kakap, atau kod karena dagingnya super lembut.

Ingin menjelajahi nikmatnya kuliner kari kepala ikan? Jangan khawatir, Singapura punya rekomendasi restoran halal yang sudah memiliki sertifikasi dari MUIS. Salah satunya adalah Papparich, salah satu Malay resto halal paling recommended di Singapura.

PappaRich memiliki banyak gerai di penjuru Singapura. Gerai ini bisa ditemukan di Plaza Singapura, Suntec City Mall, Westgate, Parkway Parade, Kinex, Waterway Point maupun di Novotel Singapore on Stevens.

4. Ayam Sichuan

Kuliner Singapura sangat terpengaruh oleh budaya Cina. Salah satu hidangan khasnya adalah ayam sichuan. Sichuan sendiri adalah dalam bahasa Indonesia disebut andaliman. Menyerupai bumbu masak yang punya rasa pedas dengan sensasi limau. Lembut, namun menggigit. Aromanya pun cukup kuat.

Rasa pedas manis saus Sichuan bercampur gurihnya ayam atau daging serasa lengkap jika disantap bersama nasi putih panas.

Salah satu rekomendasi resto halal untuk menikmati kelezatan Sichuan di Negeri Singa ini adalah Le Fuse Café yang terletak di 22 Lim Tua Tow Rd.

Selain logo halal kichen di pintu masuk, makanan di resto ini juga terjamin halal karena pemiliknya adalah seorang muslim.

Leave a Comment